𝗔𝗺𝘀𝗮𝗸𝗮𝗿 𝗧𝗮𝗻𝗮𝗺𝗸𝗮𝗻 “𝗥𝗮𝘀𝗮 𝗕𝗲𝗿-𝗞𝗶𝘁𝗮”, 𝗣𝗲𝗺𝗸𝗼 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗣 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺 𝗗𝗶𝗺𝗶𝗻𝘁𝗮 𝗕𝗲𝗿𝗴𝗲𝗿𝗮𝗸 𝗧𝗮𝗻𝗽𝗮 𝗘𝗴𝗼 𝗦𝗲𝗸𝘁𝗼𝗿𝗮𝗹



BATAM " Faktasuara news.com.                Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya membangun rasa memiliki bersama di antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam.

Pesan itu disampaikan Amsakar saat memimpin apel gabungan Pemko Batam dan BP Batam. Menurutnya, keberadaan dua entitas pemerintahan di Batam harus menjadi kekuatan, bukan alasan untuk berjalan sendiri-sendiri.

Amsakar menyebut semangat tersebut sebagai “rasa Ber-Kita”—sebuah cara pandang bahwa Pemko Batam dan BP Batam merupakan bagian dari satu rumah besar yang harus dijaga dan dikembangkan bersama.

“Jangan ada ego sektoral. Jangan merasa yang satu lebih hebat dan yang lain lebih rendah, atau sebaliknya. Kita harus melihat Batam sebagai rumah besar kita semua,” tegas Amsakar.

Ia menilai, sinergi tidak cukup hanya dibangun melalui koordinasi di tingkat pimpinan. Rasa memiliki terhadap institusi juga harus tumbuh hingga jajaran paling bawah.

Karena itu, Amsakar meminta seluruh aparatur Pemko Batam dan BP Batam memiliki kepedulian yang sama terhadap persoalan yang terjadi di lingkungan pemerintahan.

“Kalau satu bagian sakit, bagian yang lain juga harus merasa sakit. Jangan ketika ada persoalan di satu bagian, yang lain justru bertepuk tangan. Rasa kita harus dibangun,” ujarnya.

Selain memperkuat sinergi, Amsakar mengingatkan jajaran Pemko Batam dan BP Batam agar tidak lengah menghadapi penghujung tahun. Ia meminta seluruh organisasi melakukan monitoring langsung terhadap berbagai kegiatan yang sedang berjalan.

Menurutnya, pengecekan lapangan penting untuk memastikan setiap program tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar mencapai target yang telah ditetapkan.

“Lakukan monitoring ke lapangan, lakukan kontrol, lihat apa persoalannya. Jangan sampai di akhir tahun baru diketahui pencapaiannya ternyata hanya sekian persen,” katanya.

Khusus pekerjaan yang telah direncanakan dan masuk dalam kontrak, Amsakar meminta agar pelaksanaannya dikawal secara serius. Ia menegaskan tidak ingin mendengar ada pekerjaan yang semestinya berjalan tetapi justru tidak selesai.

Bagi Amsakar, keberhasilan pembangunan bukan hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan juga kemampuan aparatur memastikan setiap program memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

Ia menilai rasa memiliki harus menjadi bagian dari sistem kerja Pemko Batam dan BP Batam. Ketika satu bagian menghadapi persoalan, bagian lain harus ikut merasa bertanggung jawab.

Amsakar kemudian mengingatkan jajaran pemerintah agar semakin berhati-hati dalam menjalankan tugas di tengah keterbukaan informasi publik.

Menurutnya, perilaku aparatur kini dapat dengan mudah menjadi perhatian publik. Karena itu, menjaga integritas institusi harus berjalan seiring dengan menjaga integritas personal.

Ia juga meminta jajaran komunikasi pemerintah memperkuat kolaborasi agar informasi yang beredar di ruang publik tidak terpotong dan menimbulkan persepsi yang keliru.

Amsakar mengakui kritik merupakan bagian penting dalam pemerintahan. Namun, ia berharap kritik disampaikan berdasarkan informasi yang utuh dan berimbang.

“Kritik itu penting supaya ada informasi yang berimbang. Tetapi kalau berbicara tidak benar, itu yang menyakitkan,” katanya.

Ia mendorong jajaran terkait duduk bersama dan memperkuat penyampaian informasi melalui kanal resmi pemerintah, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang lebih lengkap dan tidak hanya dari potongan-potongan informasi.

Di akhir arahannya, Amsakar mengajak seluruh jajaran Pemko Batam dan BP Batam menjadikan semangat kebersamaan sebagai energi untuk meningkatkan kinerja.

Ia meyakini, ketika seluruh pegawai bergerak dengan semangat yang sama, capaian pembangunan Batam akan semakin besar.

Bagi Amsakar, tantangan ke depan tidak cukup dijawab dengan slogan. Jawabannya adalah kerja nyata, kolaborasi, dan keberanian untuk memastikan setiap program benar-benar selesai dan dirasakan masyarakat.

“Cara kita membalas kepercayaan itu adalah dengan bekerja optimal dan mempersembahkan kerja keras,” pungkasnya.( Erick)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama