Walapun Mengancam Penguna Jalan, Aktivitas Cut And Fill Bebas Beroperasi tidak Jauh Polda Kepri

Foto Aktivitas Cut And Fill di Jln Hang Jebat Kecamatan Nongsa Tidak Jauh dari Polda Kepulauan riau


BATAM| Maraknya Kegiatan Liar Yang berpotensi Merusak Lingkungan dan tentunya akan Berdampak Buruk Bagi Alam dan Ekosistem di sekitarnya, Kembali Ditemukan Beroperasi di  jalan Jl. Hang Jebat, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau  tidak jauh dari markas besar polda kepri.


Seperti Yang tim Temukan di Pinggir jalan Hang Jebat tidak jauh dari  Mapolda Kepri diduga tidak mengantongi izin cut and fill.


Hasil pantauan di lokasi,rabu 17 Desember 2025, pelaku kegiatan mengeruk tanah bukit di sore hari, sampai malam hari sampai menjelang subuh, memakai excavator kemudian tanah bercampur pasir diangkut menggunakan Dump truck.


Salah satu yang seorang penjaga yang berhasi tim wawancarai mengatakan bahwa tanah tidak tahu untuk dibawa kemana, namu ia menyatakan bahwa lokasi tersebut akan di jadikan lapangan tembak.


Akibat dari aktivitas tersebut, mengakibatkan banyak tanah berserakan sepanjang jalan hang jebat hingga menimbulkan dampak yang serius seperti debu, sangat merugikan pengguna jalan, terlihat jalan jadi licin dan memungkinkan bukit yang di keruk akan mengalami longsor dan mengakibatkan banjir.

Foto jln hang Jebat Kecamatan Nongsa berlumpur akibat lalu lalang dump truck membawa matrial tanah campur pasir.

Tim geokepri menduga, aktivitas tersebut diduga tidak memiliki izin yakni, UKL, UPL serta SPPL dari instansi terkait, baik maupun belum membayar pajak ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Batam.


Untuk itu, Warga dan media ini berharap kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera melakukan penindakan aktivitas Cut And Fill tersebut, agar kerusakan lingkungan hidup di wilayah nongsa batam dan tidak mengancam penguna jalan yang melintas.


(ERIC T).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama